TRENMEDIA.BIZ.ID - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mendorong para lulusan perguruan tinggi, khususnya alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), untuk berperan aktif dalam memperkuat perekonomian nasional. Fokus utamanya adalah mentransformasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah menjadi solusi nyata bagi permasalahan masyarakat, terutama melalui pengembangan koperasi modern.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda dan Penyerahan Ijazah Program Pendidikan Multistrata IPB Tahap I Tahun Ajaran 2026/2027. Acara tersebut diselenggarakan di Grha Widya Wisuda Kampus IPB Dramaga, Bogor, pada hari Rabu, 19 Agustus 2026.

"Ilmu yang diperoleh di kampus harus dapat diterjemahkan menjadi karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Farida Farichah. Ia menambahkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan nyata di masyarakat dan kemampuan untuk menghadirkan solusi inovatif.

Farida Farichah secara khusus menyoroti keunggulan alumni IPB di bidang pertanian, peternakan, kelautan, dan biosains. Menurutnya, keahlian di sektor-sektor tersebut sangat strategis untuk menjawab tantangan kedaulatan pangan nasional. Penguatan sektor-sektor vital ini perlu didukung oleh kelembagaan ekonomi yang berkeadilan, sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

"Ia menekankan bahwa koperasi merupakan salah satu dari tiga pilar utama ekonomi nasional yang bukan sekadar kampanye, melainkan bentuk kepemilikan bersama seluruh warga negara," ujar Farida Farichah. Ia mengimbau generasi muda untuk mengubah cara pandang terhadap koperasi, melihatnya sebagai model bisnis yang relevan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Semua mengutamakan inovasi, tetapi juga menghasilkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat," tutur Farida Farichah menjelaskan mengenai pentingnya koperasi modern.

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Wamenkop mengingatkan bahwa indikator keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari pencapaian jabatan pribadi. Namun, lebih penting lagi adalah seberapa besar dampak positif yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.

Farida Farichah mendorong para alumni IPB untuk mengambil peran di berbagai lini penting. Mereka diharapkan dapat menjadi peneliti yang memecahkan masalah, birokrat yang berpihak pada rakyat, profesional yang membawa pembaruan, atau wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Wamenkop menutup pengarahannya dengan sebuah ajakan. Ia mengajak para wisudawan untuk terus memegang teguh filosofi gotong royong dan semangat kebersamaan. Hal ini penting demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik di masa depan.