TRENMEDIA.BIZ.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 14 kilogram. Kejadian ini terjadi di perairan sekitar Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Aksi heroik ini dilaksanakan oleh personel dari Pos Skouw Sae Kodaeral X pada hari Selasa, 18 Agustus 2026. Penggagalan penyelundupan ini menunjukkan kesigapan aparat dalam menjaga kedaulatan negara.
Narkotika jenis ganja yang berhasil diamankan tersebut rencananya akan diselundupkan dari negara tetangga, Papua Nugini (PNG). Jalur laut dipilih sebagai rute utama untuk memasukkan barang haram ini ke wilayah Kota Jayapura.
Dalam upaya penyelundupan ini, diduga kuat melibatkan tujuh orang warga negara Papua Nugini. Pihak berwenang masih mendalami peran masing-masing individu dalam jaringan ini.
Peristiwa penggagalan ini berawal dari kegiatan patroli rutin yang dilaksanakan oleh personel TNI AL. Patroli tersebut difokuskan pada wilayah perbatasan laut antara Indonesia dan Papua Nugini.
Saat sedang melakukan pemantauan di perairan tersebut, petugas mendeteksi adanya aktivitas yang mencurigakan. Deteksi dini ini menjadi kunci keberhasilan penggagalan penyelundupan.
"Upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 14 kilogram berhasil digagalkan oleh personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dari Pos Skouw Sae Kodaeral X," demikian informasi awal yang diterima.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa aksi ini terjadi di perairan sekitar Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Tanggal dan lokasi yang spesifik menjadi bagian penting dari laporan ini.
"Ganja tersebut rencananya akan diselundupkan dari negara tetangga, Papua Nugini (PNG), menuju Kota Jayapura menggunakan jalur laut," demikian keterangan mengenai modus operandi para pelaku.
