TRENMEDIA.BIZ.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan segera memulai pembangunan Rumah Susun (Rusun) Transit Oriented Development (TOD) Manggarai. Acara peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus 2026.
Hunian vertikal ini akan dibangun di atas aset tanah milik KAI dan direncanakan akan memiliki status hak milik bagi para penghuninya. Proyek ini diharapkan menjadi solusi hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan kesiapan perusahaan untuk memulai pembangunan. "Kita akan melakukan groundbreaking pada 21 Agustus 2026 jam 09.00 WIB dan siap bangun," ujar Bobby Rasyidin kepada wartawan. Pernyataan ini disampaikan saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026).
Lokasi pembangunan rusun ini berada di kawasan PT KAI Blok F dan G, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan. Pemanfaatan aset tanah berstatus hak pakai PT KAI ini mencakup area pengembangan seluas sekitar 21.939 meter persegi.
Secara keseluruhan, proyek ini akan menyediakan total 1.232 unit hunian yang tersebar dalam tiga menara utama. Selain unit hunian, terdapat pula 150 unit ruang ritel yang terbagi di Blok G (72 unit) dan Blok F (78 unit).
Unit hunian akan ditawarkan dalam tiga pilihan tipe, yaitu Tipe 28 dengan satu kamar tidur dan satu kamar mandi, Tipe 36 yang memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi, serta Tipe 45 yang dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, sebelumnya telah meninjau contoh maket (mockup) hunian Tipe 45 sebagai bagian dari persiapan pembangunan rusun tersebut.
Proyek Rusun TOD Manggarai ini akan didukung oleh skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Skema ini menawarkan suku bunga sebesar 6% dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Pembangunan tahap awal Blok G direncanakan dimulai pada Agustus 2026, sementara pembangunan Blok F dijadwalkan menyusul pada Oktober 2026.
