TRENMEDIA.BIZ.ID - Dikutip dari TIMESINDONESIA.MY.ID, suasana duka mendalam menyelimuti Desa Adat Sade yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Perkampungan tradisional yang dikenal sebagai kawasan cagar budaya tersebut baru saja mengalami musibah kebakaran hebat.

Peristiwa nahas yang meluluhlantakkan sejumlah permukiman warga ini terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kobaran api dengan cepat merambat di kawasan yang sarat akan nilai sejarah dan adat istiadat tersebut.

Memasuki hari Minggu, 23 Agustus 2026, kondisi di lokasi kejadian masih menyisakan kesedihan bagi para penghuninya. Warga setempat mulai memberanikan diri melangkah di antara abu sisa kebakaran untuk melihat kondisi rumah mereka.

Dengan penuh kehati-hatian, masyarakat berupaya menyisir puing-puing bangunan yang telah rata dengan tanah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan barang-barang peninggalan berharga yang mungkin masih bisa diselamatkan.

Di tengah proses pencarian tersebut, warga mendapati pemandangan yang sangat memilukan terkait warisan leluhur mereka. Beberapa naskah lontar kuno yang memiliki nilai sejarah tinggi ditemukan dalam kondisi rusak parah.

"Naskah-naskah kuno tersebut kini sudah dalam kondisi hangus dan tidak lagi utuh akibat terjilat api," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Temuan ini memberikan pukulan batin bagi masyarakat Desa Adat Sade yang selama ini menjaga tradisi nenek moyang dengan ketat. Naskah lontar tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya yang selama ini mereka lestarikan.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut mengenai total kerugian material dan benda bersejarah yang terdampak. Fokus utama warga saat ini adalah memulihkan situasi dan mengamankan sisa-sisa peninggalan yang masih tersisa di lapangan.

Follow trenmedia.biz.id
Follow on Google