TRENMEDIA.BIZ.ID - Klub Eredivisie, Feyenoord, resmi mengajukan proposal balasan kepada AS Roma terkait transfer bek kanan mereka, Givairo Read, pada Jumat, 31 Juli 2026. Langkah ini diambil karena Feyenoord menolak struktur pembayaran awal senilai 25 juta euro yang diajukan oleh pihak klub asal Italia tersebut.

Negosiasi saat ini berfokus pada detail struktur pembayaran, bonus, dan paket transfer keseluruhan agar mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Dikutip dari sumber berita terkait, Feyenoord menginginkan total nilai transfer mencapai 30 juta euro untuk melepas pemain berusia 20 tahun tersebut.

Givairo Read sendiri dikabarkan telah menjalin kesepakatan pribadi dengan pelatih Gian Piero Gasperini di AS Roma. Jika transfer ini terealisasi, sang pemain berpotensi mendapatkan gaji sebesar 4 juta euro per musim di Serie A.

Pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, menyoroti dinamika terkini yang terjadi di meja perundingan antara kedua klub. "Feyenoord tidak menolak tawaran dari AS Roma. Klub itu hari ini mengajukan tawaran balasan," ujar Fabrizio Romano.

Fabrizio Romano menambahkan bahwa pihak Feyenoord memberikan syarat tambahan untuk memuluskan kepindahan sang pemain ke ibu kota Italia. "Feyenoord mengatakan: kami tidak menerima 25 juta euro sebagai nilai tetap, tetapi dengan cara ini kami bisa menuntaskan kesepakatan," kata Fabrizio Romano.

Di tengah negosiasi ini, Nottingham Forest dilaporkan mulai mengalihkan fokus ke pemain lain dengan mengajukan tawaran untuk Anan Khalaili. Sementara itu, mantan Direktur Teknik Feyenoord, Dennis te Kloese, memberikan klarifikasi terkait rumor kontrak sang pemain. "Pada masa saya di Feyenoord, saya tidak membuat kesepakatan harga dengan siapa pun. Lagi pula, di Feyenoord sama sekali tidak ada klausul dalam kontrak," tegas Dennis te Kloese.

Dennis te Kloese mengungkapkan bahwa Givairo Read sebenarnya sudah menjadi incaran klub-klub elite Eropa sejak musim lalu. "Tahun lalu, sebelum jeda musim dingin, saya aktif mengupayakan transfer Read ke Bayern Munchen. Setelah itu, ada lebih banyak klub yang ikut datang. Semuanya berada kurang lebih di kisaran harga 25 juta euro itu, bahkan sedikit lebih tinggi," ujar Dennis te Kloese.

Rencana kepindahan Read ke klub besar sebelumnya sempat terhambat karena masalah kondisi fisik sang pemain. "Musim dingin lalu, rencananya adalah menyelesaikan transfer, membiarkan Givairo bermain setengah musim lagi di Feyenoord, lalu membuatnya pindah pada musim panas. Tetapi yang kemudian terjadi adalah Givairo mengalami cedera dua kali. Itu kemudian menggagalkan semuanya," kata Dennis te Kloese.

Dennis te Kloese menilai bahwa minat dari klub-klub besar Eropa terhadap Read merupakan langkah yang sangat logis untuk perkembangan kariernya. "Saya rasa setahun lalu cukup realistis jika dia pergi ke klub besar seperti Bayern Munchen atau klub top di Inggris," tutur Dennis te Kloese.