TRENMEDIA.BIZ.ID - Iran dan Oman telah mencapai sebuah kesepakatan krusial terkait pengelolaan bersama jalur pelayaran di Selat Hormuz. Kesepakatan ini berfokus pada penetapan rute yang aman bagi kapal-kapal yang melintasi perairan strategis tersebut.

Perjanjian ini sedang dalam tahap finalisasi pengaturan operasional untuk pengelolaan bersama jalur pelayaran. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan navigasi di salah satu jalur terpenting bagi perdagangan energi dunia.

Selat Hormuz merupakan jalur air yang sangat vital bagi perdagangan energi global. Iran diketahui telah mengambil alih kendali de facto atas selat ini sejak serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada tanggal 28 Februari lalu.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa Iran memiliki niat untuk mencapai kesepakatan guna membuka kembali jalur pelayaran tersebut. Namun, Iran dengan tegas membantah klaim tersebut.

Pemerintah Iran justru mengindikasikan akan membuat pengaturan tersendiri dengan negara tetangganya yang berada di seberang selat, yaitu Oman. Pernyataan ini menekankan pendekatan bilateral dalam penyelesaian isu strategis ini.

"Iran akan membuat pengaturan dengan negara tetangganya di seberang selat, yaitu Oman," demikian pernyataan yang mengindikasikan arah kebijakan Iran terkait pengelolaan Selat Hormuz.

Dikutip dari AFP, Rabu (5/8/2026), kesepakatan antara Iran dan Oman ini menjadi sorotan internasional mengingat peran penting Selat Hormuz dalam rantai pasok energi global.

Perkembangan ini menunjukkan adanya upaya diplomatik antara Iran dan negara-negara tetangganya untuk menjaga stabilitas maritim di kawasan Teluk Persia.

Pengelolaan bersama ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan memastikan arus perdagangan energi tetap lancar, meski ada dinamika geopolitik yang kompleks.