TRENMEDIA.BIZ.ID - Kabar baik datang bagi para pengguna sistem operasi Windows 11 di seluruh dunia. Microsoft secara resmi telah mengonfirmasi rencana peluncuran pembaruan sistem yang berfokus pada efisiensi penggunaan memori atau RAM.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas berbagai keluhan pengguna terkait konsumsi memori yang dianggap terlalu besar. Dengan pembaruan ini, Microsoft ingin memastikan bahwa perangkat pengguna dapat berjalan dengan lebih stabil dan responsif.

Dikutip dari Gamebrott, pembaruan ini diprediksi akan memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Fokus utamanya adalah membantu komputer atau laptop yang masih mengandalkan RAM dengan kapasitas 8GB agar tetap memiliki performa optimal.

"Perusahaan berkomitmen penuh dalam upaya memangkas jejak penggunaan memori atau memory footprint dari sistem operasi utama kami," ujar President of Windows and Devices Microsoft, Pavan Davuluri.

Langkah ini dirancang secara khusus agar alokasi memori dapat bekerja jauh lebih efektif daripada sebelumnya. Menurut Pavan Davuluri, perubahan sistem tersebut bertujuan agar perangkat pengguna menjadi lebih stabil dan responsif saat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Proses pengembangan optimasi RAM ini saat ini sedang digulirkan secara bertahap kepada komunitas penguji melalui program Windows Insider. Rencananya, fitur ini akan dirilis secara massal kepada seluruh pengguna pada akhir tahun 2026 mendatang.

Selain melakukan pembenahan pada manajemen memori di latar belakang, perusahaan juga melakukan perampingan pada komponen antarmuka WinUI. Hal ini dilakukan agar tampilan sistem dapat berjalan lebih ringan tanpa harus mengorbankan fungsi utama dari Windows 11.

Peningkatan efisiensi ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan pengguna saat melakukan navigasi harian. Pengguna pun nantinya dapat menjalankan berbagai aktivitas berat hingga bermain game tanpa perlu khawatir kehabisan kapasitas memori.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Mediakompeten. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.