TRENMEDIA.BIZ.ID - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berhasil mencatatkan perbaikan kinerja operasional yang signifikan sepanjang semester I 2026. Capaian ini didorong oleh peningkatan pendapatan yang dibarengi dengan penyusutan rugi usaha secara drastis, sebagaimana dikutip dari Investasi.
Secara finansial, perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,62 triliun pada periode semester I 2026. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 16,8% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp1,39 triliun.
Pertumbuhan pendapatan tersebut memberikan dampak positif terhadap laba bruto perusahaan yang meningkat 27% menjadi Rp373,13 miliar. Selain itu, margin laba bruto juga tercatat naik dari 21% pada semester I 2025 menjadi 23% pada periode kali ini.
Peningkatan margin ini merupakan hasil dari efisiensi biaya bahan baku melalui sistem pengadaan yang lebih baik. Di samping itu, penyerapan biaya produksi menjadi lebih optimal seiring dengan meningkatnya volume penjualan perusahaan.
Kinerja operasional perseroan mencatatkan pemulihan paling menonjol pada pos rugi usaha yang menyusut hingga 99%. Angka rugi usaha turun signifikan dari Rp68,40 miliar menjadi hanya tersisa Rp380 juta.
Pada periode yang sama, rugi periode berjalan perusahaan juga berkurang sebesar 16%. Nilai kerugian berhasil ditekan dari Rp213,20 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp178,28 miliar.
"Perbaikan ini menunjukkan strategi efisiensi dan penguatan portofolio mulai memberikan hasil nyata serta menjadi fondasi untuk mempercepat profitabilitas Perseroan," ujar Direktur PYFA, Sinta Ningsih.
Keberhasilan ini didukung oleh pertumbuhan penjualan produk Probiotec di Australia yang menjadi pendorong utama pendapatan di tengah tantangan ekonomi global. Sementara itu, aktivitas bisnis di Indonesia tetap stabil berkat langkah restrukturisasi portofolio produk yang terus dilanjutkan.
Di sektor manufaktur, anak usaha PYFA, yaitu PT Ethica Industri Farmasi, telah merampungkan Lini Produksi 3. Fasilitas ini disiapkan untuk memasok obat injeksi steril ke berbagai rumah sakit dan mendukung program kesehatan pemerintah.