TRENMEDIA.BIZ.ID - Samsung resmi mencatatkan rekor impresif untuk seri ponsel layar lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8. Produk inovatif ini berhasil membukukan lebih dari 271.000 pesanan dalam 72 jam pertama setelah dirilis pada 22 Juli 2026.
Dikutip dari Detik iNET, antusiasme konsumen di India tercatat jauh lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Jika pada seri Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 perusahaan memerlukan waktu hingga 15 hari untuk mencapai angka ini, kini target tersebut mampu diraih dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Fenomena menarik muncul dari pola pembelian di India, di mana 45 persen pesanan justru berasal dari kota-kota tier 2. Hal ini menunjukkan bahwa penetrasi pasar perangkat layar lipat kini telah meluas secara signifikan ke berbagai wilayah di luar kota-kota besar.
Transformasi Gemini Spark: Asisten AI Google Kini Mampu Menjalankan Tugas Otomatis di Browser
"Dengan 45% pre-order berasal dari kota-kota tier 2 dan wilayah lainnya, kami melihat bangkitnya pasar pertumbuhan yang sangat menjajikan dengan potensi besar," ujar JB Park, President and CEO Samsung Southwest Asia.
Kesuksesan ini membuat Samsung optimis bahwa performa penjualan seri lipat terbaru tersebut akan mendekati pencapaian seri flagship Galaxy S26. Sebagai informasi, seri Galaxy S26 sendiri telah diluncurkan ke pasar global pada awal tahun 2026.
Di sisi lain, tingginya minat pasar di Korea Selatan justru menyebabkan tantangan logistik berupa penundaan jadwal pengiriman. Permintaan yang melampaui proyeksi awal membuat ketersediaan stok menjadi terbatas bagi seluruh varian warna dan kapasitas memori.
Akibat kendala ketersediaan unit, jadwal pengiriman bagi pemesan baru di Korea Selatan harus bergeser dari rencana awal 7 Agustus menjadi 28 Agustus 2026. Penyesuaian serupa juga berlaku bagi pemesan varian 1TB Galaxy Z Fold8 Ultra dan seri Galaxy Z Flip8.
Bagi calon pembeli yang melakukan pemesanan melalui jaringan ritel offline, estimasi waktu tunggu diperkirakan akan mundur hingga pertengahan September. Pihak Samsung mengonfirmasi bahwa penundaan ini murni disebabkan oleh volume permintaan yang melonjak jauh di atas perkiraan awal perusahaan.
Meskipun Samsung telah meningkatkan persediaan awal Galaxy Z Fold8 sebanyak 40 persen lebih banyak dibandingkan varian Ultra, permintaan tetap tidak terbendung. Tercatat, total volume pre-order Galaxy Z Fold8 melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan generasi pendahulunya.