TRENMEDIA.BIZ.ID - Situasi internal klub raksasa Argentina, River Plate, tengah memanas setelah menelan kekalahan 0-1 dari Rosario Central. Pertandingan pekan ketiga Torneo Clausura 2026 ini berlangsung di Stadion Monumental pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Kekalahan tuan rumah terjadi akibat gol bunuh diri kapten Nicolas Otamendi pada menit ke-30. Momen tersebut bermula saat Otamendi mencoba menghalau umpan silang Jaminton Campaz, namun bola justru masuk ke gawang Santiago Beltrán.

Sebelum insiden gol tersebut, Rosario Central sempat mencetak gol melalui Enzo Copetti, namun dianulir wasit karena offside. Di sisi lain, River Plate gagal memanfaatkan peluang emas lewat tendangan Fausto Vera yang melenceng dari sasaran.

Hasil negatif ini memperpanjang rekor buruk El Millonario yang telah menelan lima kekalahan beruntun di berbagai kompetisi. Dikutip dari berita yang beredar, tim ini sebelumnya juga tersingkir dari Copa Argentina oleh Aldosivi.

Ketegangan di Stadion Monumental memuncak saat ribuan suporter meluapkan kekecewaan kepada jajaran manajemen. Mereka secara terbuka menuntut pertanggungjawaban Presiden Klub, Stefano Di Carlo, atas kebijakan yang dianggap merugikan tim.

Kemarahan pendukung dipicu oleh keputusan manajemen yang mendepak 14 pemain utama secara sepihak. Kebijakan tersebut diambil tanpa adanya koordinasi atau persetujuan dari pelatih kepala, Eduardo Coudet.

"Kami saat ini lebih memilih untuk memprioritaskan bekerja dalam situasi yang tenang," ujar Eduardo Coudet.

Kondisi tim semakin tidak kondusif setelah manajemen menerapkan kebijakan pembatasan akses media. Seluruh staf pelatih dan pemain dilarang memberikan keterangan atau menghadiri konferensi pers setelah pertandingan berakhir.

"Sudah saatnya komisi pengurus meninggalkan klub ini," seru para suporter dari tribune Stadion Monumental.