TRENMEDIA.BIZ.ID - Liverpool berhasil menutup rangkaian tur pramusim mereka di Amerika Serikat dengan catatan impresif. Skuad asuhan Andoni Iraola sukses menaklukkan Leeds United dua gol tanpa balas dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Soldier Field, Chicago, pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Dikutip dari Rizky Wahyudi, S.T., M.Env., kemenangan ini memastikan Liverpool mengakhiri agenda tur mereka dengan rekor tak terkalahkan. Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi tim sebelum mengarungi kompetisi musim baru.
Keunggulan Liverpool dibuka melalui gol yang dicetak oleh Luke Chambers pada babak pertama. Tidak berselang lama, Florian Wirtz menggandakan keunggulan timnya setelah memanfaatkan umpan silang mendatar yang dikirimkan oleh Jeremie Frimpong.
Florian Wirtz yang baru kembali bergabung bersama Alexander Isak usai membela negaranya di Piala Dunia, menunjukkan kelasnya. "Wirtz sukses mengeksekusi peluang tersebut dengan mengarahkan bola ke sudut bawah gawang Leeds United," ujar Rizky Wahyudi, S.T., M.Env.
Selain para pemain bintang, sorotan juga tertuju pada gelandang muda, Trey Nyoni. Penampilan impresifnya di lini tengah sepanjang pertandingan mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak yang menyaksikan laga tersebut.
Di sisi lain, kubu Leeds United mendapatkan kabar kurang baik dalam pertandingan ini. Pemain mereka, Gabriel Gudmundsson, harus ditarik keluar lapangan lebih awal karena mengalami cedera pada paruh pertama.
Memasuki babak kedua, kedua manajer melakukan rotasi besar-besaran untuk menguji kedalaman skuad. Andoni Iraola menarik keluar Wirtz, Isak, Nyoni, dan Rio Ngumoha, lalu memasukkan Ryan Gravenberch, Curtis Jones, Federico Chiesa, serta Lewis Koumas.
Sementara itu, Leeds United merespons dengan memasukkan tenaga baru seperti Dominic Calvert-Lewin, Harry Wilson, Sean Longstaff, dan Brenden Aaronson. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan intensitas serangan Leeds di babak kedua.
Leeds United sempat menciptakan beberapa ancaman serius ke pertahanan Liverpool. Salah satunya melalui sundulan Dominic Calvert-Lewin dari situasi bola mati yang masih melebar dari sasaran.