TRENMEDIA.BIZ.ID - Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat untuk mendapatkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026. Program ini ditujukan khusus bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu atau rentan miskin.

Dikutip dari Kompas.com, PIP merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses pendidikan, serta kesempatan belajar yang diberikan pemerintah. Program ini dirancang untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan.

"PIP adalah bantuan uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada pelajar yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan," tulis laman resmi PIP sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin (3/8/2026).

Tujuan utama dari pemberian bantuan ini adalah memastikan anak-anak usia sekolah tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak. Hal ini berlaku hingga mereka berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah.

"PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin, rentan miskin, prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah," jelas laman resmi tersebut dalam kutipan yang dilansir dari Kompas.com.

Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, baik jalur formal seperti SD hingga SMA dan SMK, maupun jalur non-formal. Pendidikan non-formal yang dimaksud meliputi paket A hingga paket C serta pendidikan khusus.

"Baik melalui jalur formal SD hingga SMA atau SMK dan jalur non-formal paket A sampai paket C dan pendidikan khusus," papar sumber resmi tersebut sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Melalui inisiatif ini, pemerintah berupaya menekan angka putus sekolah di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, program ini diharapkan dapat memotivasi siswa yang sempat putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikannya.

"Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar melanjutkan kembali pendidikannya," tutup keterangan resmi yang dikutip dari Kompas.com.