• TRENMEDIA.BIZ.ID - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap empat individu yang masih dilaporkan hilang pasca insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Pencarian ini telah memasuki hari keenam sejak kejadian tersebut terjadi.

Untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas pencarian, sebuah pesawat udara jenis Cassa milik TNI Angkatan Laut kini turut dikerahkan. Pengerahan aset udara ini menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan area pencarian yang sebelumnya difokuskan di permukaan laut.

Pesawat yang dioperasikan dalam misi krusial ini adalah tipe CASSA NC212-200 dengan nomor registrasi U-6215. Pesawat tersebut merupakan bagian dari Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda, menunjukkan keterlibatan unsur udara strategis dari TNI AL.

Pusat operasi pencarian difokuskan pada metode penyisiran wilayah perairan dari ketinggian. Penggunaan pesawat ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang lebih luas dan mendeteksi potensi keberadaan para korban dari udara, yang mungkin sulit dijangkau oleh tim di permukaan.

Pesawat Cassa U-6215 tersebut diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya, pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, tepatnya pada siang hari. Pemberangkatan ini menandai dimulainya fase baru dalam upaya pencarian yang lebih komprehensif.

"Pengerahan pesawat ini merupakan bagian dari upaya kami untuk tidak meninggalkan satu celah pun dalam pencarian korban," ujar salah seorang perwakilan tim SAR yang tidak disebutkan namanya. "Kami berharap dengan adanya dukungan udara, kami dapat segera menemukan keempat korban yang masih hilang."

Kehadiran pesawat udara diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kemungkinan titik keberadaan para korban. Hal ini sangat penting mengingat luasnya area Selat Lombok yang menjadi lokasi pencarian.

"Misi udara ini krusial untuk memberikan kami pandangan yang lebih luas," kata seorang perwira dari Puspenerbal yang enggan disebut namanya. "Kami mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu menemukan para korban."

Upaya pencarian yang melibatkan unsur laut dan udara ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan berbagai pihak terkait dalam menemukan korban KMP Putri Yasmin. Semua sumber daya dikerahkan demi keselamatan dan pemulihan korban.