TRENMEDIA.BIZ.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat baru saja menghadiri pertemuan strategis dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Jumat (31/7). Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan dunia usaha dengan agenda besar pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.

Dilansir dari Media Indonesia, langkah kolaboratif ini diambil sebagai upaya nyata untuk memacu pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tantangan global. Sinergi ini juga difokuskan untuk mengantisipasi dinamika geopolitik internasional yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi di Indonesia.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kepala Negara yang merangkul langsung para pelaku usaha. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah dengan sektor swasta adalah kunci utama dalam keberhasilan pembangunan ekonomi, baik di pusat maupun daerah.

"Pertemuan itu dapat berdampak sangat besar dalam mendorong laju pertumbuhan perekonomian baik di tingkat nasional maupun di daerah," ujar Almer Faiq Rusydi.

Lebih lanjut, Almer menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah merupakan tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras. Kadin berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mengawal implementasi program pembangunan di berbagai wilayah.

"Hal ini wajib digarisbawahi oleh pengusaha yang tergabung di Kadin di semua daerah. Presiden meminta semua pengusaha untuk bahu membahu bekerja keras. Kadin menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengawal program-program yang telah dicanangkan," tutur Almer Faiq Rusydi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan khusus kepada jajaran Kadin dari 38 provinsi di Indonesia. Presiden menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi daerah demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ancaman eksternal.

Beberapa sektor prioritas yang disoroti oleh Presiden meliputi swasembada pangan, pengembangan energi mandiri, hilirisasi industri, serta percepatan investasi. Sektor-sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

"Sinergi untuk melakukan mitigasi tantangan global sangat penting. Kerja sama harus dilakukan untuk menghadapi tantangan ekonomi serta dinamika geopolitik global saat ini," kata Prabowo Subianto.