TRENMEDIA.BIZ.ID - Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengumumkan keputusan mengejutkan untuk memboikot lima turnamen mendatang yang diselenggarakan oleh FIFA. Langkah ini merupakan bentuk protes dan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Aksi boikot ini berpotensi membuat sejumlah kompetisi bergengsi FIFA tidak akan diikuti oleh perwakilan dari negara-negara Eropa. Ketegangan antara kedua badan sepak bola dunia tersebut meningkat menyusul munculnya wacana kontroversial terkait penjualan saham kompetisi utama FIFA kepada investor swasta.
Sikap tegas federasi Eropa ini disampaikan secara resmi melalui pernyataan tertulis yang menguraikan kriteria partisipasi mereka dalam agenda FIFA. Pernyataan tersebut secara gamblang menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi agar UEFA bersedia mengikuti kompetisi.
"Asosiasi-asosiasi anggota UEFA telah sangat jelas mengenai syarat-syarat yang melekat pada keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam kompetisi FIFA," demikian pernyataan resmi UEFA.
Syarat utama yang diajukan oleh UEFA mencakup penarikan usulan komersialisasi kompetisi FIFA. Selain itu, federasi Eropa juga menuntut adanya jaminan tertulis bahwa langkah-langkah yang dinilai merusak citra sepak bola tidak akan terulang di masa depan.
"Pertama, usulan untuk menjual kompetisi-kompetisi utama harus ditarik kembali, dan kedua, harus ada jaminan upaya-upaya semacam itu untuk merusak citra sepak bola dengan cara ini tidak akan pernah dilakukan lagi," tegas UEFA dalam pernyataannya.
UEFA juga menegaskan bahwa kepercayaan asosiasi terhadap kepemimpinan Gianni Infantino telah hilang. Klaim dukungan internal FIFA terhadap Infantino tidak mampu mengubah keputusan mereka dalam menyikapi situasi ini.
"Syarat-syarat tersebut belum dipenuhi. Selain itu, UEFA telah menegaskan dengan sangat jelas dalam pernyataannya pada hari Sabtu bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Posisi tersebut tetap berlaku. Pengumuman kemarin, bahwa beberapa orang yang bekerja di bawah Presiden FIFA (dan yang kariernya bergantung pada dukungan beliau) setuju dengannya tidak mengubah apa pun," demikian kutipan pernyataan UEFA.
Lima agenda FIFA yang terancam tanpa partisipasi tim Eropa meliputi Piala Dunia Putri U-20 di Polandia pada September, Piala Dunia Putri U-17 di Maroko pada Oktober, serta Piala Dunia Putra U-17 di Qatar pada akhir tahun. Dua ajang lainnya yang juga terancam adalah Piala Dunia Antarklub Putri dan Piala Dunia Putri, yang rencananya bergulir tahun depan.
