TRENMEDIA.BIZ.ID - Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan semakin memburuk akibat kabut asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi ini terpantau secara visual di berbagai ruas jalan strategis di kota tersebut.

Jalan Tjilik Riwut Km 4, Jalan G Obos Ujung, hingga Jalan Yos Sudarso Ujung menjadi beberapa titik yang diselimuti ketebalan asap.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 18 Agustus 2026, di mana kabut asap semakin intens.

Kabut asap yang semakin pekat ini mulai menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dialami oleh warga Palangka Raya.

Peningkatan kasus ISPA ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat.

Dampak kabut asap terhadap kesehatan pernapasan warga menjadi isu krusial yang perlu segera ditangani.

Upaya penanggulangan karhutla dan mitigasi dampaknya terus ditingkatkan oleh berbagai pihak terkait.