TRENMEDIA.BIZ.ID - Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY terus menunjukkan performa positif dalam memperluas jangkauan layanan keuangan melalui program Agen Laku Pandai. Hingga bulan Juli 2026, program ini berhasil mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.

Layanan perbankan yang kini semakin dekat dengan masyarakat ini berhasil menarik minat banyak nasabah. Hal ini terbukti dari peningkatan jumlah agen yang aktif melayani berbagai kebutuhan transaksi perbankan.

Pertumbuhan yang dicapai tidak main-main, tercatat sebesar 18 persen. Angka ini menunjukkan efektivitas strategi yang dijalankan oleh Bank BPD DIY dalam merangkul segmen masyarakat yang belum terlayani oleh kantor cabang konvensional.

Dampak dari peningkatan jumlah agen ini turut mendongkrak nilai transaksi yang berhasil dihimpun. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp 35,6 miliar.

Angka tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh para agen laku pandai. Ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan program dalam meningkatkan inklusi keuangan di wilayah DIY.

Keberhasilan ini menjadi penopang penting bagi Bank BPD DIY dalam menghadapi persaingan ketat di era digital. Kehadiran agen laku pandai menjadi jembatan vital yang menghubungkan layanan perbankan tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.

Program ini secara strategis dirancang untuk menjangkau area yang mungkin sulit diakses oleh kantor cabang fisik. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.

Keberadaan agen laku pandai tidak hanya memfasilitasi transaksi dasar seperti setoran dan penarikan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan akses produk perbankan lainnya.

Dikutip dari Bank BPD DIY, "Kami bangga dengan pencapaian ini yang menunjukkan komitmen kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Yogyakarta," ujar Direktur Utama Bank BPD DIY.