TRENMEDIA.BIZ.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal positif untuk melanjutkan tren penguatan sepanjang Agustus 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, indeks diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.050 hingga 6.450.

Dikutip dari Investor Daily, optimisme pasar ini didorong oleh pola pergerakan historis serta dukungan performa dari enam saham unggulan. Saham-saham tersebut meliputi BBCA, BBRI, BMRI, INCO, ANTM, dan TLKM.

Sebelumnya, IHSG mencatatkan kinerja impresif dengan lonjakan sebesar 10,28 persen sepanjang Juli 2026. Pencapaian ini menjadi kenaikan bulanan tertinggi yang pernah terjadi sepanjang tahun berjalan.

Penguatan tersebut terbukti efektif memulihkan sepertiga dari total koreksi yang sempat melanda pasar sejak awal tahun. Pada perdagangan 31 Juli 2026, indeks ditutup kokoh di level 6.236.

Secara teknikal, posisi indeks saat ini telah berada di atas rata-rata harga 10 hari dan 20 hari. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari juga berada di posisi 53,65 yang menandakan kondisi netral dan masih menyisakan ruang penguatan.

Terkait kondisi pasar saat ini, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, memberikan pandangannya. Beliau memperkirakan probabilitas kenaikan indeks pada bulan ini berada di kisaran 60 persen hingga 65 persen.

"Kendati demikian, risiko pada Agustus tahun ini dinilai lebih besar karena pasar menghadapi ketidakpastian kepemimpinan di bank sentral," ujar Liza Camelia Suryanata.

Secara historis, IHSG memang memiliki catatan positif dengan selalu menguat setiap bulan Agustus sejak tahun 2020. Rata-rata imbal hasil yang dihasilkan pada periode tersebut mencapai 2,83 persen.

Liza Camelia Suryanata menjelaskan bahwa sektor perbankan seperti BBCA, BBRI, dan BMRI diprediksi menjadi penerima manfaat utama dari kepastian kebijakan moneter ke depan.