TRENMEDIA.BIZ.ID - Pemerintah Kabupaten Klaten mengambil langkah proaktif dalam mengatasi isu pengangguran dengan menyelenggarakan Klaten Job Fair 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka lebih luas pintu kesempatan kerja bagi seluruh warga Klaten dan sekitarnya.
Acara akbar ini diselenggarakan di Gedung Sunan Pandanaran, Klaten, selama dua hari, yaitu pada tanggal 5 hingga 6 Agustus 2026. Pelaksanaan job fair ini merupakan inisiatif dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Klaten.
Kepala Disperinaker, Luciana Rina Damayanti, memaparkan data demografi ketenagakerjaan di Klaten. "Jumlah penduduk usia kerja di Klaten mencapai 1.044.241 jiwa dengan angkatan kerja sebanyak 789.894 orang," jelasnya.
Lebih lanjut, Rina menambahkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Klaten tercatat sebesar 3,8%. Angka ini menjadi salah satu dasar penting penyelenggaraan job fair ini.
"Terdapat 3.344 pencari kerja yang terdaftar di pelayanan ketenagakerjaan tahun ini dan sekitar 8.435 lulusan SMK setiap tahun memasuki pasar kerja di Klaten," ungkap Rina mengenai dinamika pasar kerja lokal.
Kondisi penambahan angkatan kerja baru setiap tahun menuntut adanya akses informasi dan peluang kerja yang lebih luas. Rina menekankan pentingnya acara ini sebagai jembatan.
"Kondisi ini menggambarkan bahwa setiap tahun di Kabupaten Klaten terjadi penambahan angkatan kerja baru yang memerlukan akses terhadap informasi dan peluang kerja yang lebih luas," ujar Rina mengenai urgensi job fair.
Tujuan utama dari Klaten Job Fair 2026 ini adalah untuk mempertemukan secara langsung antara para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Hal ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menemukan karyawan yang sesuai dengan kualifikasi mereka.
"Job Fair ini bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung dan membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan serta mengurangi angka pengangguran," papar Rina mengenai tujuan utama kegiatan ini.