TRENMEDIA.BIZ.ID - Tren konsumsi keju di Indonesia menunjukkan pergeseran yang signifikan di mana masyarakat kini lebih memilih keju olahan atau processed cheddar cheese untuk konsumsi harian. Fenomena ini didorong oleh penyesuaian profil rasa dan aroma agar lebih relevan dengan selera domestik.

Dikutip dari Media Indonesia, preferensi ini diungkapkan pada Sabtu (1/8) sebagai bentuk adaptasi produk terhadap karakteristik pencernaan dan keinginan konsumen di Tanah Air. Keju natural umumnya diproses kembali agar memiliki fleksibilitas tinggi saat diaplikasikan ke berbagai hidangan.

"Sebenarnya keju yang ada di Indonesia ini namanya kita sebut adalah Processed Cheddar Cheese. Itu terbuat dari Natural Cheese, kemudian diproses lagi sedemikian rupa sesuai tes lidah Indonesia," ujar Nakim Hardja, Board of Director WINCheez.

Perbedaan utama antara kedua jenis produk ini terletak pada profil rasa serta intensitas aroma yang dihasilkan. Keju olahan dinilai memberikan sensasi rasa yang lebih ringan, sehingga lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan usia di Indonesia.

Popularitas keju olahan ini pun didukung oleh kemudahan aksesibilitas yang telah menjangkau hingga ke pelosok daerah. Bahan makanan ini kini tidak lagi dianggap sebagai komoditas eksklusif, melainkan sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat dalam mengolah masakan.

"Keju di Indonesia sudah bukan barang mewah lagi. Itu sudah menjadi makanan orang Indonesia, di kampung pun tahu keju. Tinggal kejunya dimasukin ke makanan, mungkin ke rendang atau ayam betutu Bali," kata Chef Yongki Gunawan.

Selain faktor rasa, aspek kepraktisan menjadi alasan lain mengapa keju olahan banyak diminati oleh pelaku UMKM. Variasi produk seperti keju parut, keju oles, hingga saus keju memudahkan para pelaku usaha untuk berkreasi dalam menyajikan menu kuliner.

Kualitas teknis dari keju olahan juga menjadi aspek krusial yang menentukan keberhasilan sebuah sajian masakan. Ketahanan produk saat diproses menjadi parameter penting bagi para koki profesional dalam menjaga konsistensi hidangan.

"Produk keju olahan yang berkualitas memiliki ketahanan yang baik saat diproses, seperti tidak mudah putus sewaktu diparut serta tidak gampang gosong ketika dipanggang, sehingga tekstur dan rasa gurih tetap konsisten pada hidangan," ujar Chef Juna Rorimpandey.