TRENMEDIA.BIZ.ID - Pengembangan kawasan penyangga Jakarta terus berfokus pada peningkatan konektivitas transportasi publik untuk menunjang efisiensi dan keberlanjutan. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak positif dari perbaikan aksesibilitas jalan dan angkutan umum.

Kebutuhan akan kota mandiri yang mudah dijangkau semakin mendesak seiring pergeseran aktivitas masyarakat ke wilayah pinggiran. Konsep ini diwujudkan oleh Paramount Land melalui pengembangan Paramount Petals, sebuah kota mandiri seluas 400 hektare di Kabupaten Tangerang yang telah dirilis sejak 2021.

Paramount Petals dirancang sebagai ekosistem terpadu yang menggabungkan area komersial, hunian, infrastruktur pendukung, dan sarana publik. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan hidup yang efisien dan berkelanjutan bagi para penghuninya.

"Perluasan transportasi publik adalah komitmen kami membangun kota mandiri yang terhubung sepenuhnya," ujar Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land. Ia menambahkan bahwa respons awal terhadap penambahan layanan transportasi sangat positif.

"Setelah MoU kajian MRT bersama PT MRT Jakarta, kini kami menghadirkan Shuttle Bus Paramount Petals ke Grogol, Jakarta Barat, di mana respons awal dari penghuni serta masyarakat sekitar sangat positif," lanjut Ferry John Sihombing. Ia menegaskan bahwa ini adalah langkah nyata untuk memperluas mobilitas dan memperkuat posisi Paramount Petals sebagai hunian terintegrasi yang terus bertumbuh.

Ferry John Sihombing juga menjelaskan komitmen perusahaan tidak hanya berhenti pada penyediaan unit rumah. "Pihaknya konsisten menggarap infrastruktur pendukung, fasilitas kawasan, hingga fasilitas mobilitas guna menunjang ritme harian warga secara menyeluruh," ungkapnya.

Dari sisi aksesibilitas darat, Paramount Petals terhubung langsung dengan Jalan Raya Curug dan Jalan Raya Bitung. Kedua jalan ini terkoneksi dengan Gerbang Tol Bitung di jalur Tol Jakarta–Merak.

Pengembang juga sedang dalam proses penyelesaian akses tol langsung dari dan menuju Tol Jakarta–Merak KM 25. Hal ini semakin memperkuat konektivitas darat kawasan tersebut.

Penguatan moda transportasi publik semakin nyata melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Paramount Land dan PT MRT Jakarta (Perseroda) pada awal 2026. Kerja sama ini akan mendukung studi pengembangan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja.