TRENMEDIA.BIZ.ID - Petenis muda berbakat asal Filipina, Alexandra Eala, baru saja menorehkan prestasi gemilang dalam karier profesionalnya. Ia berhasil mengamankan gelar juara pada turnamen WTA 500 Mubadala DC Terbuka yang berlangsung di Washington, Amerika Serikat, pada Selasa waktu Indonesia Barat.
Keberhasilan ini diraih Eala setelah melalui pertarungan sengit melawan petenis unggulan pertama, Jessica Pegula. Pertandingan final tersebut berakhir dengan skor 4-6, 6-4, dan 6-0 untuk kemenangan Eala, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia.
Jalannya pertandingan sempat diwarnai kendala cuaca yang memaksa laga dihentikan sementara sejak Minggu malam. Saat penghentian terjadi, Eala sedang dalam posisi tertinggal 3-4 di set kedua sebelum akhirnya mampu bangkit dengan dominan.
Setelah jeda tersebut, Eala menunjukkan performa impresif dengan merebut sembilan gim secara berturut-turut. Momentum inilah yang menjadi kunci utama baginya untuk membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan bersejarah tersebut.
"Saya sama sekali tidak menyangka akan mengangkat trofi ini," ujar Alexandra Eala.
Kemenangan di Washington ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Eala setelah sempat mengalami kegagalan di masa lalu. Sebelumnya, ia harus menelan kekecewaan saat gagal memaksimalkan empat peluang poin kemenangan di final Eastbourne Terbuka tahun lalu.
Sepanjang turnamen, Eala tercatat telah menaklukkan deretan petenis papan atas dunia. Nama-nama besar seperti Elina Svitolina, Naomi Osaka, Leylah Fernandez, hingga peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Zheng Qinwen, berhasil ia singkirkan.
Berkat kemenangan atas Svitolina dan Pegula, Eala kini telah mengoleksi tujuh kemenangan melawan petenis peringkat 10 besar dunia musim ini. Capaian tersebut menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh atlet ternama Elena Rybakina dan Elina Svitolina.
"Saya mengakhiri turnamen dalam kondisi yang lebih baik daripada saat memulainya," kata Alexandra Eala.