- TRENMEDIA.BIZ.ID - Tim gabungan dari Kepolisian Daerah Riau, melalui unit Kapal Jelajah Riau untuk Rakyat (JALUR), telah berhasil mengevakuasi korban dari insiden tenggelamnya kapal pompong di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Kapal yang naas tersebut diketahui tengah mengangkut empat orang penumpang yang berprofesi sebagai pekerja penebang sagu di area perairan tersebut.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) segera dikerahkan setelah insiden karamnya kapal pompong ini. Tim SAR gabungan ini terdiri dari unsur Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti, Dit Polairud Polda Riau, Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti, serta personel TNI AL dari Selatpanjang.
"Kapal Jelajah Riau untuk Rakyat (JALUR) Polda Riau melakukan evakuasi terhadap kapal pompong yang tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti," demikian keterangan yang disampaikan oleh pihak berwenang.
Dari total empat penumpang, dua orang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat. Namun, tragedi ini merenggut nyawa dua orang lainnya yang juga berada di dalam kapal tersebut.
Insiden kapal karam ini terjadi di lokasi perairan Desa Mengkikip, yang merupakan area aktivitas para pekerja penebang sagu. Kondisi cuaca atau faktor lain yang menyebabkan kapal tenggelam masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh tim terkait.
"Dua orang selamat dan dua lainnya tewas dalam insiden tersebut," tegas informasi yang dirilis mengenai jumlah korban dalam musibah ini.
Pihak kepolisian dan tim SAR gabungan terus melakukan upaya investigasi untuk mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal pompong tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Dikutip dari berbagai sumber, tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini menunjukkan sinergi yang baik dalam menjalankan tugas penyelamatan dan evakuasi. Keterlibatan unsur kepolisian, Basarnas, dan TNI AL menjadi bukti keseriusan dalam penanganan musibah ini.
