TRENMEDIA.BIZ.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Peristiwa ini memberikan dampak traumatis bagi warga, termasuk Valentinus Jantur, seorang operator SPBU yang sedang bersiap berangkat kerja saat bencana terjadi.

"Kami langsung keluar rumah, tidak pakai lama. Besar sekali guncangannya. Kami langsung menggendong anak, lari keluar rumah," kenang Valentinus Jantur saat ditemui di kediamannya di Kampung Mando, Kelurahan Compang Carep, Ruteng, Rabu (19/8/2026). Dikutip dari Investorust.id.

Pasca-kejadian tersebut, Valentinus memutuskan untuk tidak bekerja demi mengutamakan keselamatan keluarga. Ia bersama lima keluarga lainnya terpaksa tinggal sementara di tenda darurat yang didirikan di depan rumah karena khawatir akan adanya gempa susulan.

"Gempa sekarang ini yang terbesar, yang paling parah. Kami masih takut, mau ke kamar mandi saja takut, masih trauma," ujar Valentinus Jantur. Dikutip dari Investorust.id.

Meskipun masih dilingkupi rasa cemas, tekad Valentinus untuk kembali melayani masyarakat muncul hanya sehari setelah gempa. Ia kembali bertugas di SPBU Mbaumuku 54.865.01, Ruteng, demi memastikan ketersediaan energi bagi warga yang sedang bangkit dari bencana.

"Sudah kewajiban melayani masyarakat. Tugas kami memang harus seperti itu, untuk melayani masyarakat terdampak," kata Valentinus Jantur. Dikutip dari Investorust.id.

Keputusan mulia ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak keluarga yang memahami tanggung jawab besar sang kepala keluarga. Valentinus merasa bahwa melayani publik dan menjaga keselamatan keluarganya adalah dua amanah yang harus dijalankan secara beriringan.

"Keluarga mendukung. Harus melayani walaupun dalam keadaan begini. Ada tanggung jawab untuk keluarga dan anak," tutur Valentinus Jantur. Dikutip dari Investorust.id.

Dukungan nyata juga datang dari Pertamina yang memberikan bantuan kepada para operator SPBU yang terdampak gempa. Valentinus mengakui bahwa perhatian tersebut menjadi suntikan semangat bagi dirinya untuk tetap teguh menjalankan tugas di tengah masa pemulihan.