TRENMEDIA.BIZ.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi telah meluncurkan Program Pemagangan Nasional tahun 2026. Program ini akan menampung sebanyak 46.160 peserta yang merupakan lulusan perguruan tinggi.
Peserta terpilih ini merupakan bagian dari angkatan kedua batch I, yang berasal dari total 732.483 orang yang mendaftar. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme para lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja yang relevan dan nyata bagi para lulusan.
"Program pemagangan dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada lulusan perguruan tinggi sekaligus membantu perusahaan dan kementerian dan lembaga membentuk talenta muda sesuai kebutuhan dunia kerja," ujar Darmawansyah.
"Dengan demikian, pada hari ini kita secara resmi memulai program pemagangan bagi 46.160 orang peserta magang," tambahnya saat acara peluncuran di kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8).
Proses pelaksanaan Program Pemagangan Nasional 2026 dimulai dari tahap pendaftaran para penyelenggara dan penyediaan kuota magang. Terdapat 3.672 penyelenggara yang berpartisipasi, terdiri dari 1.830 perusahaan dan 1.842 unit kerja kementerian dan lembaga.
Dari seluruh penyelenggara tersebut, tersedia total 28.455 posisi magang dengan kuota mencapai 54.304. Rinciannya, sebanyak 31.251 kuota tersedia di sektor perusahaan, sementara 23.053 kuota berada di lingkungan kementerian dan lembaga.
Antusiasme pendaftar sangat tinggi, tercatat 732.483 lulusan perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam pendaftaran Program Pemagangan Nasional 2026, batch 1, angkatan kedua.
Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang berhasil ditempatkan. Kualitas pelaksanaan selama enam bulan masa pemagangan menjadi tolok ukur penting lainnya.
