TRENMEDIA.BIZ.ID - Industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) nasional berhasil mencatatkan pertumbuhan yang mengesankan sebesar 6,36% secara tahunan pada kuartal kedua tahun 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Pertumbuhan yang tercatat pada kuartal II 2026 ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 4,35% yang dicapai pada kuartal II 2025. Hal ini mengindikasikan adanya akselerasi positif dalam kinerja sektor TPT.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ian Syarif, menyoroti bahwa industri TPT nasional saat ini sedang bergerak menuju fase pemulihan yang lebih kokoh. Ia menilai pencapaian ini adalah bukti nyata dari ketahanan sektor.
"Setelah menghadapi tekanan berat dalam beberapa tahun terakhir, industri ini kembali tumbuh lebih cepat daripada perekonomian nasional dan industri pengolahan nonmigas," ujar Ian Syarif dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (7/8/2026).
Peningkatan pertumbuhan ini mencerminkan daya tahan yang kuat dari industri TPT nasional. Selain itu, hal ini juga membuka peluang ekspansi yang lebih luas bagi para pelaku usaha di sektor ini.
Posisi TPT yang tumbuh lebih pesat dibandingkan dengan perekonomian nasional secara umum dan industri pengolahan nonmigas menunjukkan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh sektor ini.
Performa positif ini menjadi sinyal baik bagi investor yang mungkin mempertimbangkan untuk menanamkan modalnya di industri tekstil dan pakaian jadi Indonesia. Potensi pengembalian investasi yang lebih baik kini semakin terlihat.
Tantangan yang dihadapi industri TPT dalam beberapa tahun terakhir tampaknya mulai teratasi. Pemulihan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian Indonesia.
Dikutip dari sumber asli, pertumbuhan ini menjadi indikator penting bahwa industri TPT telah berhasil melewati masa-masa sulit dan kini berada di jalur yang tepat untuk berkembang.
