TRENMEDIA.BIZ.ID - Perkembangan teknologi kamera dasbor atau dashcam kini bergeser dari sekadar perekam video menjadi sistem pemantauan kendaraan berbasis waktu nyata. Produsen dashcam Dekka secara resmi meluncurkan perangkat terbarunya yang diberi nama Dekkalive Trio pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Perangkat inovatif ini memungkinkan para pemilik kendaraan untuk memantau lokasi serta situasi mobil secara real-time langsung melalui aplikasi di ponsel pintar dari mana saja. Sistem teranyar ini dirancang khusus bagi pengguna yang membutuhkan jangkauan visibilitas jarak jauh secara langsung.
Dikutip dari Detik Oto, sasaran utama penggunaan teknologi ini sangat beragam, mulai dari orang tua yang ingin mengawasi kendaraan penjemput anak hingga para pemilik bisnis rental dan travel. Selain itu, perangkat ini juga bermanfaat bagi individu yang sering meminjamkan kendaraan pribadinya kepada kerabat.
Dekkalive Trio mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu perangkat yang terus terhubung ke jaringan seluler, yakni Live View Camera, Live GPS Tracking, dan Parking Monitoring. Sistem pemantauan ini memanfaatkan tiga sudut pandang kamera sekaligus yang mencakup area depan, kabin, serta belakang kendaraan.
"Selama ini GPS Tracker membantu pengguna mengetahui di mana kendaraan berada, sementara dashcam membantu pengguna mengetahui apa yang telah terjadi. Melalui Dekkalive, kami menghadirkan pengalaman baru yang memungkinkan pengguna mengetahui apa yang sedang terjadi pada kendaraannya secara real-time," kata CEO & Co-Founder PT Super Spring, Arianto Furiady.
Penerapan tiga sudut kamera tersebut memberikan cakupan visual yang jauh lebih komprehensif bagi pemilik kendaraan pribadi maupun operasional bisnis. Kehadiran skema Online Dashcam ini diharapkan mampu menjadi standar baru bagi keamanan moda transportasi di tanah air.
"Dekkalive bukan sekadar produk baru, tetapi awal dari komitmen kami membangun lini Online Dashcam di Indonesia. Kami percaya masa depan dashcam bukan hanya tentang kualitas rekaman, tetapi bagaimana pemilik kendaraan dapat tetap terhubung dengan kendaraannya kapan pun dibutuhkan," ujar Arianto Furiady.
Inovasi ini menegaskan pergeseran tren pengawasan kendaraan dari metode pasif menjadi sistem pemantauan aktif yang serba terhubung. Dengan teknologi tersebut, perlindungan terhadap aset transportasi kini dapat dilakukan secara lebih proaktif dan terintegrasi.