TRENMEDIA.BIZ.ID - Keran air di rumah sering kali menjadi kusam dan dipenuhi noda putih yang mengganggu estetika jika tidak dirawat dengan baik. Masalah ini umumnya muncul akibat akumulasi air sadah dan sisa sabun yang menempel pada permukaan logam keran.

Dikutip dari Real Simple, menjaga kebersihan keran secara rutin menjadi kewajiban bagi setiap penghuni rumah. Dengan langkah perawatan yang tepat, Anda bisa menjaga kilau keran agar tetap terlihat seperti baru.

Pakar kebersihan, Scott Schrader, memberikan saran sederhana mengenai langkah preventif yang paling efektif. Ia menekankan pentingnya mengeringkan keran setelah digunakan agar tidak ada air yang tertinggal.

"Cara ini dapat mencegah mineral tinggi pada air sadah mengering di permukaan keran yang menyebabkan muncul kerak," ujar Scott Schrader.

Jika noda putih sudah terlanjur muncul, langkah pembersihan bisa dilakukan dengan menggunakan bahan rumahan yang mudah ditemukan. Salah satu bahan yang paling direkomendasikan untuk mengangkat kotoran adalah cuka putih.

"Cairan ini dapat melarutkan endapan mineral atau kerak sebelum meruak ke seluruh permukaan keran air," ujar Taylor Riley, pakar kebersihan di AMR US Commercial Cleaning.

Untuk mengaplikasikannya, Anda bisa mencampurkan cuka putih dan air ke dalam botol semprot. Cairan tersebut kemudian disemprotkan secara merata ke area keran yang tertutup kerak agar noda lebih mudah dibersihkan.

Namun, jika masalah kerak terus berulang meski sudah dibersihkan, kemungkinan besar penyebabnya adalah kualitas air yang digunakan. Mengatasi masalah dari akarnya menjadi solusi jangka panjang yang sangat disarankan.

"Satu-satunya solusi yang benar-benar mengatasi masalah ini adalah dari akarnya, yakni mengatasi air sadah dengan penyaring," ungkap Danny Pen, ahli pipa air di New Era Plumbing.