TRENMEDIA.BIZ.ID - Pasar otomotif Indonesia sepanjang tahun 2026 mencatatkan fenomena menarik dengan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan asal China. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan grosir merek-merek China berhasil menembus angka 94.971 unit selama periode Januari hingga Juli 2026.
Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni melonjak sebesar 82% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dikutip dari Investortrust.id, tren positif ini terjadi di tengah pertumbuhan pasar otomotif nasional secara keseluruhan.
Data mencatat bahwa penjualan mobil secara wholesale di Indonesia mencapai 517.742 unit dalam tujuh bulan pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 18,3% dibandingkan periode serupa tahun lalu yang tercatat sebanyak 437.544 unit.
Sektor penjualan ritel juga menunjukkan performa yang cukup menggembirakan. Hingga akhir Juli 2026, total penjualan ritel nasional mencapai 511.514 unit atau tumbuh sebesar 12,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan merek China di pasar domestik didominasi oleh dua pemain utama, yakni BYD dan Jaecoo. BYD mencatatkan angka penjualan sebanyak 29.826 unit, sementara Jaecoo berhasil membukukan penjualan sebesar 20.534 unit dalam kurun waktu tujuh bulan tersebut.
Capaian impresif ini menempatkan BYD di posisi kelima sebagai merek terlaris secara nasional dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 5,8%. Sementara itu, Jaecoo menempati peringkat kedelapan dengan pangsa pasar sebesar 4% di Tanah Air.
Dominasi BYD semakin terlihat pada catatan ritel bulanan, di mana mereka berhasil menembus urutan keempat nasional pada Juli 2026. Dengan penjualan ritel mencapai 5.240 unit, BYD bahkan mampu melampaui posisi Honda di segmen kendaraan penumpang.
"Penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 turut menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan pada akhir Juli, meski kontribusi pasti dari transaksi selama pameran masih menunggu laporan resmi dari masing-masing agen pemegang merek," ujar Jongkie Sugiarto.
Saat ini, tercatat ada 18 merek kendaraan asal China yang terdaftar di Gaikindo, termasuk dua produsen mobil niaga yaitu FAW dan Farizon. Mayoritas merek tersebut menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan Geely tercatat mengalami lonjakan penjualan hingga 861% dalam setahun.
