TRENMEDIA.BIZ.ID - Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kini tengah menjadi sorotan publik setelah sebuah video kegiatan kemahasiswaan beredar luas di media sosial. Pihak kampus segera melakukan evaluasi menyeluruh atas peristiwa yang terjadi di area Pendopo Ageng tersebut.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, suasana kampus sedang dipenuhi oleh para mahasiswa baru yang tengah mengikuti rangkaian agenda penutupan pameran atau expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Kegiatan yang awalnya ditujukan sebagai sarana pengenalan organisasi kemahasiswaan tersebut mendadak viral karena dianggap kurang sesuai dengan etika di lingkungan akademik. Situasi ini memicu perdebatan di kalangan warganet terkait batasan ekspresi di ruang publik kampus.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola kampus memberikan pernyataan resmi mengenai situasi yang terjadi. Mereka berkomitmen untuk menjaga ketertiban serta melestarikan nilai-nilai etika yang selama ini dijunjung tinggi oleh institusi.

"Pihak pengelola kampus membenarkan adanya aktivitas mahasiswa yang mengekspresikan kegembiraan lewat alunan musik di dalam gedung utama tersebut," ujar pihak pengelola kampus sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Langkah responsif dari pihak kampus ini dilakukan sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Evaluasi mendalam dilakukan agar setiap kegiatan mahasiswa tetap berada dalam koridor norma yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

Pihak kampus berharap seluruh civitas akademika dapat memahami pentingnya menjaga marwah institusi pendidikan. Kedepannya, pengawasan terhadap agenda kemahasiswaan di area publik seperti Pendopo Ageng akan diperketat kembali.

Dilansir dari TIMESINDONESIA.MY.ID, pihak kampus juga menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan kampus tetap menjadi tempat yang nyaman dan beretika bagi seluruh mahasiswa.

Follow trenmedia.biz.id
Follow on Google