TRENMEDIA.BIZ.ID - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah ke Inggris. Produk kopi yang berasal dari Java Halu Coffee ini memiliki nilai ekonomi mencapai US$ 155 ribu atau setara Rp2,64 miliar.
Kegiatan pelepasan komoditas unggulan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Selasa (18/8/2026). Dikutip dari Investortrust.id, momentum ini menjadi tonggak penting bagi penguatan posisi kopi Indonesia di pasar mancanegara.
"Pelepasan ekspor kali ini merupakan bukti nyata bahwa UMKM yang diberikan wadah dan pendampingan tepat sanggup menembus pasar dunia. Semoga pelepasan ekspor ini menjadi pemantik semangat bagi UMKM kopi lainnya di Jawa Barat dan seluruh Indonesia untuk berani mendunia," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi.
Menurut Fajarini Puntodewi, keberhasilan tersebut merupakan hasil nyata dari kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam membina UMKM. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut guna meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar bagi produk kopi lokal lainnya.
"Rekam jejak Java Halu Coffee di panggung internasional cukup jelas. Pada 2023, Java Halu Coffee kami fasilitasi untuk tampil pada World of Coffee di Athena, Yunani, serta International Coffee & Chocolate Exhibition di Riyadh, Arab Saudi. Kami juga mengapresiasi konsistensi Java Halu Coffee yang hadir di Trade Expo Indonesia hampir setiap tahun," kata Fajarini Puntodewi.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, turut hadir dan memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kualitas kopi dari wilayahnya telah teruji dan diakui oleh para penikmat kopi di berbagai belahan dunia.
"Pelepasan ekspor ini menjadi bukti bahwa kopi Jawa Barat memiliki potensi dan kualitas untuk menembus pasar ekspor. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong pelaku usaha agar produk-produk unggulan Jawa Barat semakin dikenal dan diterima di pasar global," tutur Erwan Setiawan.
Sementara itu, pihak pengelola Java Halu Coffee menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah memfasilitasi bisnis mereka sejak tahun 2019. Dukungan tersebut mencakup pendampingan usaha hingga pembukaan akses pasar internasional yang lebih luas.
"Satu momen membanggakan kami bisa menyumbangkan devisa bagi negara dan khususnya perekonomian Jawa Barat. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang sangat strategis dan baik antara pemerintah daerah Bandung Barat, pemerintah provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, dan Kementerian Perdagangan," ungkap Direktur Java Halu Coffee, Rani Mayasari.
