TRENMEDIA.BIZ.ID - Tiga grup musik metal kebanggaan Indonesia, yaitu Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit, kini tengah dilanda persoalan pelik dalam rangkaian tur mereka di benua Eropa. Situasi sulit ini dialami oleh seluruh rombongan yang berjumlah 16 orang.
Mereka dilaporkan mengalami nasib malang setelah pihak promotor yang seharusnya bertanggung jawab, Diablo Productions, diduga kuat gagal memenuhi seluruh kesepakatan yang telah terjalin.
Permasalahan ini berujung pada pembatalan sejumlah jadwal pertunjukan yang telah diagendakan. Lokasi yang terdampak langsung adalah di Cork, Irlandia, dan juga di London, Inggris.
Ketidakpastian dan minimnya komunikasi yang jelas dari pihak penyelenggara tur menjadi akar masalah utama yang melumpuhkan jalannya operasional di lapangan.
Pihak Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit secara resmi menyampaikan kabar buruk ini melalui unggahan mereka di berbagai platform media sosial.
"Kami ingin menginformasikan bahwa tour kami bersama Diablo Productions mengalami masalah serius yang mengakibatkan batalnya pertunjukan di Cork (Irlandia) dan London, (Inggris)," demikian pernyataan resmi dari ketiga band tersebut.
Kabar mengenai kesulitan yang dihadapi para musisi metal ini kemudian beredar luas, menimbulkan simpati dari para penggemar dan komunitas musik tanah air.
Situasi ini menunjukkan betapa rentannya musisi saat berhadapan dengan perjanjian bisnis internasional, terutama ketika pihak pelaksana tidak memenuhi kewajibannya.
Bantuan tak terduga datang dari warga lokal yang peduli, menunjukkan solidaritas kemanusiaan di tengah kesulitan yang dialami para personel band dan kru.
