TRENMEDIA.BIZ.ID - Jakarta, investortrust.id – Maraknya peredaran oli palsu di pasaran mendorong PT Pertamina Lubricants untuk meningkatkan kewaspadaan konsumen. Perusahaan secara aktif mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih produk pelumas untuk kendaraan mereka.
Upaya pencegahan ini dilakukan dengan mendorong konsumen untuk melakukan pembelian produk pelumas melalui jaringan outlet resmi yang telah terverifikasi. Hal ini menjadi langkah krusial untuk menjamin keaslian dan kualitas pelumas yang digunakan.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, menyampaikan bahwa perusahaan telah membangun jaringan yang luas. "Untuk pelumas Pertamina sendiri kita sudah memiliki hampir 7.500 outlet resmi yang tersebar di seluruh Indonesia," jelasnya saat kunjungan media ke PT Pertamina Lubricant Production Unit Jakarta pada Rabu (12/8/2026).
Jaringan outlet resmi ini menjadi garda terdepan perusahaan dalam memastikan konsumen mendapatkan produk pelumas yang terjamin keasliannya. "Jadi kerja sama kita sudah dengan banyak outlet dan kita selalu tidak henti-hentinya mengimbau para konsumen agar membeli di outlet-outlet resmi," ujar Rika.
Selain memastikan tempat pembelian, konsumen juga diminta untuk mencermati detail identitas pada setiap kemasan pelumas Pertamina. Tanda pengenal khusus pada produk asli menjadi kunci untuk melakukan pengecekan.
"Di setiap botol itu kan ada identitasnya. Kalau oli palsu itu kan pasti tidak memiliki identitas, artinya bisa diidentifikasi dari situ," terang Rika.
Masyarakat diimbau agar tidak menjadikan harga sebagai satu-satunya faktor penentu dalam pembelian oli. "Harga yang jauh lebih murah justru perlu diwaspadai apabila produk tersebut diperoleh dari saluran yang tidak resmi," tegasnya.
Lebih lanjut, konsumen juga perlu memperhatikan kondisi kemasan serta identitas produk yang tertera. Setiap kemasan pelumas Pertamina dilengkapi dengan QR code dan nomor seri yang berfungsi sebagai bagian penting dari proses identifikasi produk.
"Setiap kemasan itu ada identitasnya, ada QR-nya, ada nomor serinya juga. Itu yang kami mohon, kami imbau selalu kepada konsumen agar berhati-hati," tegas Rika Gresia Wahyudi.
