TRENMEDIA.BIZ.ID - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada hari ini, Kamis (13/8/2026), terpantau mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data laman Logam Mulia, harga emas per gram kini menyentuh angka Rp 2,7 juta.
Kenaikan ini merupakan apresiasi sebesar Rp 20.000 dibandingkan dengan harga pada Rabu (12/8/2026), yang berada di level Rp 2,680 juta per gram. Lonjakan ini terjadi seiring dengan adanya pelemahan mata uang Dolar Amerika Serikat.
Pelemahan Dolar AS tersebut dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat yang dirilis dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal ini secara otomatis memberikan dorongan positif bagi pergerakan harga komoditas emas.
Sebelumnya, rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) untuk emas Antam tercatat pada Kamis, 29 Januari 2026, di level Rp 3,168 juta per gram. Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga menunjukkan tren positif.
Harga buyback emas Antam kini berada di angka Rp 2,546 juta per gram, yang berarti ada kenaikan sebesar Rp 30.000 dari posisi sebelumnya di Rp 2,516 juta.
Pergerakan harga emas Antam ini sejalan dengan tren emas global. Pada Rabu (12/8/2026), emas global mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terakhir. Harga emas spot tercatat naik 1%, mencapai US$ 4.409,35 per ons.
"Harga emas spot naik 1% menjadi US$ 4.409,35 per ons atau sekitar Rp 79 juta per ons dengan asumsi kurs Rp 17.900 per dolar AS," demikian dikutip dari artikel asli.
Angka tersebut bahkan berhasil menembus rata-rata pergerakan 100 hari yang sebelumnya berada di level US$ 4.387,28 per ons. Emas batangan sempat menyentuh level tertingginya sejak 5 Juni pada awal perdagangan.
Kontrak berjangka emas AS pun turut mencatatkan penguatan sebesar 0,6%, mencapai US$ 4.466,80 per ons, mengindikasikan sentimen positif yang merata di pasar emas global.
