TRENMEDIA.BIZ.ID - Makhluk laut yang mendiami berbagai samudra di dunia, gurita, menyimpan sejuta keajaiban biologis yang terus memukau para ilmuwan. Salah satu aspek yang paling menarik dari hewan invertebrata ini adalah sistem peredaran darahnya yang sangat berbeda dari kebanyakan organisme lain.

Fenomena biologis yang paling mencolok dari gurita adalah jumlah jantung yang dimilikinya. Hewan ini memiliki total tiga buah jantung, sebuah karakteristik yang sangat tidak umum dalam dunia hewan.

Dua dari ketiga jantung tersebut memiliki fungsi spesifik untuk memompa darah menuju insang. Di bagian lain, jantung ketiga berperan krusial dalam mengedarkan darah ke seluruh organ vital lainnya di dalam tubuh gurita.

Selain keunikan jumlah jantung, darah yang mengalir dalam tubuh gurita juga menunjukkan perbedaan signifikan. Berbeda dengan darah mamalia yang berwarna merah, darah gurita memiliki corak kebiruan yang khas.

Perbedaan warna darah ini ternyata disebabkan oleh komponen protein spesifik yang terkandung di dalamnya. Protein bernama hemocyanin inilah yang memberikan warna biru pada darah gurita.

Hemocyanin sendiri memiliki struktur yang berbeda dengan hemoglobin pada mamalia. Protein ini menggunakan tembaga sebagai elemen utama untuk mengikat oksigen, yang berkontribusi pada warna biru tersebut.

Keberadaan tiga jantung dan darah berwarna biru ini menjadikan gurita sebagai subjek penelitian yang sangat berharga. Para ahli terus menggali lebih dalam mengenai adaptasi evolusioner dan fungsi biologis luar biasa dari hewan ini.

Penelitian mengenai sistem peredaran darah gurita memberikan wawasan baru tentang keragaman kehidupan di laut dalam. Pemahaman ini penting untuk memetakan lebih baik ekosistem laut dan keunikan spesies yang menghuninya.

Dikutip dari INSERTLIVE.ID, gurita memang dikenal menyimpan serangkaian fakta biologis yang luar biasa. Keunikan ini menjadikannya subjek penelitian yang menarik bagi para ilmuwan.